Cara Kerja Machine Vision Systems

Dilihat: 1391

Walaupun komponen-komponen machine vision system memiliki fungsi tersendiri dan bisa ditemukan pada sistem lainnya, saat bekerja bersama mereka memiliki peran berbeda dalam machine vision system.

Untuk memahami bagaimana machine vision system bekerja, akan lebih mudah jika kita ingat fungsi sistem itu, misalnya untuk inspeksi produk. Pertama, sensor mendeteksi jika produk ada. Jika sebuah produk melewati sensor, sensor akan memicu kamera untuk memotret produk itu. Sumber cahaya akan menekankan fitur-fitur kunci produk itu. Berikutnya sebuah alat digital disebut framegrabber mengambil foto produk yang dihasilkan kamera dan menerjemahkan ke dalam output digital. File digital ini akan disimpan dalam memori komputer sehingga bisa dimanipulasi dan diproses oleh software.

Untuk memproses sebuah gambar, software komputer bisa melakukan beberapa tugas. Pertama foto itu diubah ke dalam format hitam putih sederhana. Lalu, gambar itu dianalisa oleh software sistem untuk mengidentifikasi cacat dan kesesuaian komponen-komponennya apakah sesuai kriteria. Setelah foto dianalisa, produk itu akan lolos atau tidak lolos inspeksi berdasarkan penemuan machine vision system.

 



Sumber: thomasnet.com

Hypertherm Pamerkan Teknologi Plasma Cutting Baru

Dilihat: 1211

Sistem pemotongan menggunakan laser maupun waterjet dari tahun ke tahun menglamai perkembangan. Ahli sistem pemotongan plasma, laser dan waterjet Hypertherm memamerkan sebuah konsep plasma cutting yang baru dan menakjubkan. Teknologi itu akan bisa dilihat langsung di Schweissen & Schneiden 2017 yang digelar pada bulan September 2017 ini.

Teknologi itu disebut X-Definition, menawarkan pemotongan berkualitas dan kinerja yang superior untuk semua logam. Teknologi ini dianggap lebih unggul dibandingkan mesin lainnya karena menggabungkan teknologi baru seperti Vented Water Injection (VWI), plasma dampening dan Vent-to-Shield. Hasil akhirnya adalah potongan ujung yang lebih rata, angularitas yang tidak mencolok dan finishing permukaan yang luar biasa pada logam selain besi seperti alumunium dan stainless steel.

 

Sumber: machinery.co.uk

Apa saja Kemampuan Mesin Cold Forging

Dilihat: 1232
Mesin cold forming atau cold forging umumnya adalah alat tekan horizontal yang memerlukan kabel. Mesin ini memotong kabel dengan panjang tertentu lalu dipindahkan lewat serangkaian alat dan membentuk materi ke dalam bentuk yang diinginkan.

Mesin-mesin ini memiliki banyak variasi menurut jenis-jenis bagian yang diproduksi termasuk:

-Kemampuan memotong diameter (dari 2mm ke 48 mm)

-Kemampuan panjang feed (dari 2mm hingga 300mm+)

-Tonnage (beragam dari 5 ton hingga 1600 ton)

-Jenis transfer

Beberapa materi yang bisa dibentuk dengan cold forging di antaranya:

-karbon baja

-kuningan

-tembaga

-timah

-stainless steel

-aerospace alloys

-alloy steels

-perunggu

-logam berharga

-alumunium

-nickel alloy
 
 
 

Mengenal Keramik Oksida dan Keunggulannya

Dilihat: 1458

Pemakaian serat oksida pada campuran keramik membuat komponen produk tahan terhadap oksidasi dan memberikan tambahan kekuatan yang dibutuhkan. Walaupun serat ini terdiri dari beragam komposisi dan bisa dibuat lewat berbagai proses berbeda, sebuah serat oksida dibentuk pertama kali lewat proses kimia dan lalu dipanaskan untuk menghasilkan keramik.

Beberapa proses umum meliputi polymer pyrolysis, sebuah proses deposisi kimia yang terjadi pada suhu tinggi dan sol-gel di mana deposisi larutan kimia terjadi lewat serat yang diputar dari sebuah cairan.

Serat keramik oksida seringkali terdiri dari kombinasi zirconium dioksida, aluminum trioxide dan titanium dioxide. Silika, fosfor, dan boria seringkali diperlukan dalam jumlah yang besar, karena mereka adalah oksida pembentuk kaca.

Serat keramik alumina oxide atau serat kaya alumunium cenderung menawarkan resistansi kimia yang tinggi, kekuatan yang lebih dan resistansi terhadap suhu tinggi. Mereka bisa dibuat dengan proses yang sama dengan sol-gel, dan lalu dipanaskan dalam suhu tinggi. Produk akhirnya memiliki permukaan yang kasar tapi struktur polycrystalline yang kuat; permukaannya bisa diperhalus dengan lapisan silika, yang akan lebih jauh memperkuat komponen.

Serat keramik alumina zirconia menawarkan retensi yang lebih baik terhadap properti logam saat terpapar panas ekstrim dan biasanya lebih berguna dalam campuran yang harus tahan terhadap terpaan suhu tinggi yang terus menerus. Serat keramik alumina-silica memiliki fitur-fitur mirip dengan alumunia zirconia.




Sumber: thomasnet.com

Pentingnya Memilih Karakteristis Stainless Steel

Dilihat: 1079

Memilih grade dan jenis stainless steel untuk sebuah proyek adalah sebuah hal penting. Beberapa faktor yang dipertimbangkan adalah kekuatannya dan level karakteristik kekerasannya. Dua faktor itu mempengaruhi jenis stainless steel yang dipilih, yang cocok untuk metode produksi tertentu. Berikut ini beberapa grade stainless steel yang cocok dengan teknik fabricating:

- Austenitic: cocok untuk pengelasan, pemintalan, mematri, pematerian, riveting panas dan dingin, forming panas dan dingin, mengkilapkan. Jenis ini juga cocok untuk blanking, penggilingan non magnetis, perforasi, pencukuran dingin dan permesinan.

-Ferritic: berguna untuk blanking, deep drawing dan penggilingan magnetis, mematri, forming dingin dan panas, mengkilapkan, riveting dingin dan panas, perforasi, pencukuran dingin, dan pematrian. Juga bisa digunakan untuk permesinan dan pengelasan.

-Martensitic: berguna untuk pengesaran udara, blanking, penggilingan magnetis dan non magnetis dan pengerasan dengan panas. Bahan ini juga bagus untuk pematrian, pengkilapan, forming panas, perforasi, mengkilapkan, pencukuran dingin, dan pematrian. Juga berguna untuk permesinan, pengelasan dan pemintalan.

 

 

Sumber: thomasnet.com

 

Metalisasi Plastik: Metode Electroless Plating dan Electroplating

Dilihat: 1526

Masih membahas soal plating atau pelapisan logam, dalam dunia teknik logam, platting dibagi ke dalam dua kategori, bergantung pada kehadiran aliran listrik. Dalam electroless plating, aliran listrik tidak digunakan; dalam electroplating, aliran listrik digunakan. Kedua proses cenderung lebih efektif dibandingkan vacuum metallization untuk menghasilkan lapisan logam dengan pelekatan yang kuat, walaupun plating cenderung lebih berbahaya.

Electroless plating seringkali digunakan untuk melapisi plastik dengan nikel atau tembaga. Pertama, lapisan plastik diukir menggunakan larutan oksidasi. Karena itu lapisan plastik menjadi sangat rentan dengan ikatan hidrogen sebagai hasil dari larutan oksidasi, umumnya meningkatkan selama pemakaian lapisan. Pelapisan terjadi saat komponen plastik dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung ion logam (nikel atau tembaga), yang lalu diikat ke dalam lapisan plastik sebagai lapisan logam.

Supaya electroplating (atau electrolytic plating) sukses, permukaan plastik harus menjadi konduktif, yang bisa dicapai lewat electroless plating dasar. Begitu lapisan plastik menjadi konduktif, substrate dicelupkan ke dalam larutan. Dalam larutan itu terdapat garam lobam, terhubung dengan sebuah aliran listrik positif (katoda). Sebuah konduktor anodic (diisi secara negatif) juga ditaruh ke dalam bak, yang menciptakan sebuah sirkuit listrik dalam hubungan dengan garam yang diisi secara positif. Saat proses ini terjadi, konduktor anodic, biasanya dibuat dari sejenis logam yang sama dengan garam logam, larut ke dalam larutan dan menggantikan sumber garam logam, yang berkurang selama deposisi.

 

Sumber: thomasnet.com

Anda disini: Home Media Publik Sains dan Edukasi
STP Homepage

Kawasan Solo Technopark (STP) secara resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Layanan Pengguna